Select Menu
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Teknologi
    • Sains
    • Teknologi Militer
    • Industri Pertahanan
  • Kolom Pojok
Halaman Nasional

Random Post

  • Home
  • Mabes TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • Kepolisian ri
  • Militer Dunia
  • Alutsista TNI
  • Profil Prajurit
SAMO News

Trending Topik

TNI

TNI

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN LAUT

TNI ANGKATAN LAUT

LAPORAN KHUSUS

LAPORAN KHUSUS

MILITER DUNIA

MILITER DUNIA

TNI ANGKATAN UDARA

TNI ANGKATAN UDARA

MILITER DUNIA

MILITER DUNIA

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN UDARA

TNI ANGKATAN UDARA

TNI ANGKATAN LAUT

TNI ANGKATAN LAUT

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN DARAT

TNI ANGKATAN UDARA

TNI ANGKATAN UDARA

TNI ANGKATAN LAUT

TNI ANGKATAN LAUT

Home » TKW » TKI gelar aksi damai di Hong Kong

TKI gelar aksi damai di Hong Kong

Di Poskan oleh: Target Dan Operasi Pos tanggal: 15.43 / Komentar : 0



Pekerja migran Indonesia di Hong Kong
Pekerja migran Indonesia menuntut upah yang lebih layak di Hong Kong.
Sekitar 1.000 tenaga kerja wanita, sebagian besar berasal dari Indonesia dan Filipina, menggelar aksi damai di Hong Kong, hari Minggu (16/12), menuntut kondisi kerja dan upah yang lebih layak.
Informasi yang dihimpun kantor berita AFP menyebutkan mereka berkumpul di depan kantor pemerintah, meneriakkan yel-yel dan membawa poster, dan bendera dalam berbagai ukuran.


Aksi ini juga sekaligus untuk menandai Hari Pekerja Migran Internasional yang jatuh pada hari Minggu.
"Pemerintah berupaya keras agar kami, pekerja migran Asia, tidak mendapatkan tunjangan yang layak seperti halnya pekerja-pekerja lain," kata Eni Lestari, juru bicara penyelenggara aksi dari Badan Koordinasi Pekerja Migran Asia.

Dibatalkan pengadilan

Pekerja rumah tangga, yang biasanya tinggal bersama majikan, tidak memiliki jam kerja yang standar, dan bisa bekerja hingga 20 jam per hari, papar Lestari yang pernah menjadi pembantu rumah tangga di Hong Kong selama 12 tahun.
Perwakilan pekerja migran asal Filipina, Dolores Balladares, mengatakan upah bulanan pekerja rumah tangga asing hanya naik 60 dollar Hong Kong atau sekitar US$7,7 dalam 13 tahun terakhir, menjadi 3.920 dollar Hong Kong.
Nilai ini jauh dari mencukupi untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama satu bulan.
Selain meminta upah yang lebih layak, para pekerja migran juga menentang keputusan soal hak mereka untuk menjadi warga tetap.
Maret lalu keputusan pengadilan yang membolehkan pembantu rumah tangga menjadi warga tetap di Hong Kong dibatalkan pengadilan yang lebih tinggi.
PRT di Hong Kong mencapai tidak kurang 300.000 orang, yang berasal dari Indonesia, Filipina, Thailand, Sri Lanka, dan Nepal.(BBC)

TKW

About Target Dan Operasi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
This is the last post.
Posting Lebih Baru Beranda

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Posting Lebih Baru Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
small rss seocips LANGGANAN ARTIKEL
GET UPDATE VIA EMAIL
Berlangganan artikel via email!

Popular Posts

  • Pemerintah Malaysia desak Zainuddin minta maaf ke Indonesia
    Tan Abdul Khalid Ibrahim.  "Penulisan Zainuddin tidak mewakili pendirian rakyat Malaysia." Jakarta (A...
  • Indonesia perlu bimbing Malaysia menjadi tetangga baik
     Selama ini pada tingkat Pemerintahan atau Parlemen Indonesia tidak ada proses formal membicarakan adanya hal yang salah dalam sist...
  • TKI gelar aksi damai di Hong Kong
    Pekerja migran Indonesia menuntut upah yang lebih layak di Hong Kong. Sekitar 1.000 tenaga kerja wanita, sebagian besar beras...

Komentar

PENGUNJUNG

Labels

  • Nasioanal
  • TKW

About Me

Target Dan Operasi
Lihat profil lengkapku

Berita

Flickr Stream

PASKHAS TNI AU

KOPASSUS TNI AD

MARINIR TNI AL

PASKHAS TNI AU

KOPASSUS TNI AD

MARINIR TNI AL

PASKHAS TNI AU

KOPASSUS TNI AD

MARINIR TNI AL

PASKHAS TNI AU

KOPASSUS TNI AD

MARINIR TNI AL

Support : Copyright © 2014, Halaman Nasional Allrights Reserved